Kemana kaki harus melangkah

kemana kaki melangkah, kemana arah berpijak,,, sepertinya tak ada cahaya yang sudi tuk menerangi, hingga tujuanpun menjadi gelap, dan semua mimpi hanya tinggal mimpi... Namun pantaskah jiwa ini berhenti untuk melangkah? rasanya tidak perlu, hanya Pengecut yang merelakan dirinya untuk terus terdiam, tanpa perubahan

memang hidup seperti inilah adanya, tak ada yang mampu merubahnya saat ketetapan dariNya telah menjamah nasib yang kita genggam. pasrah dan berhenti melangkah sama sekali bukanlah sebuah solusi, cukuplah usaha dan berikhtiar yang menjadi modal kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar