Hidupku Zaman dulu

Kehidupan adalah sebuah takdir tuhan yang tidak bisa dipungkirilagi yang di dalamnya melibatkan banyak orang untuk ikutut serta dalam kehidupan tersebut, hidup bisa dikatakan kehidupan jika didalamnya terdapat berbagai masalah yang menjadi tanda kehidupan itu sendiri. karena itu seseorang belum dikatakan hidup jika dalam kehidupannya tidak terdapat permasalahan karena masalah adalah merupakan bagian kehidupan yang mutlak, artinya tidak mungkin ada kehidupan jika tidak ada masalah yang mewarnainya. dan hidup adalah sebuah keindahan jika senantiasa dipenuhi dengan beragam masalah...

berbicara tentang masalah dan kehidupan tentunya semua orang pernah merasakan dan menyimpulkannya, namun dalam tulisan ini penulis akan mencoba untuk mengguar kehidupan pribadi mulai dari sejak ia lahir sampai sekarang. kehidupan yang dialami penulis, menurut saya adalah sebuah kehidupan yang begitu indah, dikatakan indah sebab penulis sendiri merasakan keindahannya.. salah satu yang menjadi keindahan hidup itu adalah banyaknya masalah yang penulis hadapi... dalam penulisan buku kehidupan ini, penulis akan membaginya menjadi beberapa kategori. untuk setiap kategori ditentukan berdasarkan zaman dan waktu saat penulis menimba ilmu pengetahuan.

1. Pendidikan pertama
dalam kategori ini penulis akan membicarakan tentang asal usul kelahirannya sendiri, jenis pendidikan pertama yang dipelajarinya dan situasi dan kondisi lingkungan yang dirasakannya.

a. kelahiran penulis
menurut data yang diterima dari wilayah penulis, bahwa kelahiran dirinya jatuh pada tanggal 07 bulan April tahun 1988. beliau dilahirkan disebuah kampung terpecil, yaitu yang bernama kampung cicagaya, desa singajaya, kecamatan singajaya. kabupaten Garut. beliau adalah anak pertama dari sepasang suami istri yang bernama Hana dan Mini.

b. Jenis pendidikan pertamanya
Penulis terlahir dari sepasang suami istri yang begarama Islam, meski pendidikan agama kedua orang tuanya tidak terlalu kuat, namun mereka berdua berusaha dengan bersusah payah sekuat tenaga untuk mendidik anak pertamanya denan didikan agama. Kedua orang tuanya mulai mendidik beluau adalah saat beluau usia 2 tahun. Mereka berdua mengajarkan bacaan al-quran meski mereka sendiri belum terlalu faham terhadap bacaannya, namun dengan kerja keras yang luar biasa, dalam waktu sekitar 2-3 tahun bertepatan dengan usia 5 tahun sang anak bis membaca al-quran.

Pada usia 6 tahun, beliau baru memasuki pendidikan formal di sebuah sekolah dasar, letaknya di kampung lain namun masih satu desa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar