Bagian sebagian penulis, barangkali outline alias kerangka tulisan bisa jadi membatasi mereka dalam menuangkan ide. Namun bagi sebagian yang lain, terutama pemula kerangka tulisan sangat diperlukan untuk mengendalikan arah tulisan.
Layaknya setiap perbuatan pasti mengharuskan ada tujuan, tak terkecuali tulisan juga harus punya tujuan. Meski sekedar curhat di diari atau update status di sosial media, pastikan ada tujuan yang ditentukan dari awal. Karena setiap tulisan, bisa berbuah pahala buat kita.
Kerangka tulisan membantu kita untuk mengarahkan alur tulisan mau dibawa kemana dan endingnya seperti apa. Dengan begitu, energi yang kita kerahkan lebih optimal. Bandingkan jika outline kita kesampingkan, akan mudah tergoda untuk menuangkan semua isi kepala dan tanpa disadari sudah melebar kemana-mana. Dan untuk mengembalikan ke jalur yang benar, perlu energi tambahan.
So, jika ingin belajar membuat tulisan yang terarah, mulailah dengan membiasakan diri membuat outline. Isinya, yang penting jelas endingnya. Yup, start from the end untuk memetakan kerangka tulisan. But, its choice. Bagi yang merasa nyaman menulis tanpa outline, it okay. No hard feeling. Silahkan berbagi pada yang lain. Semoga celoteh dari penulis amatir ini bermanfaat dan mencerahkan. [341]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar