Tulislah sesuatu yang telah Anda fahami dan jangan menulis sesuatu yang belum difahami

"Tulislah sesuatu yang telah Anda fahami dan jangan menulis sesuatu yang belum Anda fahami". Mungkin melihat judul di atas anda bertanya- tanya "kenapa yang harus ditulis itu sesuatu yang sudah difahami..? artinya jangan menuliskan sesuatu yang memang belum difahami, pertanyaannya kenapa...? Mungkin jawabannya adalah karena sesuatu yang belum difahami itu belum jelas kebenarannya. oleh karena itu timbulah sebuah keraguan "Apakah yang ditulis itu benar atau salah.?" dengan adanya hal seperti ini jelas bahwa hal ini adalah merupakan bahaya.

Pertama bahaya bagi penulis, dikatakan bahaya bagi penulis karena penulis harus bertanggung jawab atas semua tulisannya. yang kedua bahaya bagi para pembaca. Bagaimana tidak..? jika pembaca membaca tulisan anda yang belum bisa di yakini kebenarannya karena berangkat dari ke tidak fahaman anda terhafap tulisan anda tersebut. Yang ditakutkan dalam hal ini adalah bahwa jika anda memang menuliskan sesuatu yang salah dapat menyesatkan para pembaca yang awam.

Untuk memperjelas saya ambil contoh tentang hukum agama. Misalkan, dalam sebuah artikel atau buku, anda menuliskan gagasan tentang hukum- hukum islam padahal anda sendiri belum yakin atau belum seratus persen memahaminya. jelas gagasan demikian itu belum bisa dipercaya oleh siapapun meskipun pada hakikatnya gagasan tersebut benar menurut syari'at namun hanya anda saja yang belum meyakininya karena keterbatasan pengetahuan anda.

Tulislah hal yang memang sudah anda yakini kebenarannya karena itu akan memberikan dorongan bagi anda untuk terus menulis dan tidak akan mudah oleng di tengah perjalanan menulis anda. selain itu keyakinan tersebut akan memberikan motivasi yang kuat untuk anda tetap menulis. Namun sebaliknya jika anda menuliskan sesuatu yang belum anda fahami, maka kebimbangan dan keraguan akan terus menggerogoti semangat anda dalam menulis, lebih parahnya lagi, bisa- bisa anda menyesatkan para pembacanya.

Semoga Bermanfaat Dan Selamat menulis, menulis dan terus menulis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar